Review Film Pencarian Terakhir (2025): Horor, Drama, dan Misteri Gunung Sarangan
Film Pencarian Terakhir (2025) menjadi salah satu rilisan terbaru dari Starvision yang kembali mencoba menghidupkan formula horor petualangan bertema pendakian gunung. Disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman dengan naskah karya Nataya Bagya dan sang sutradara sendiri, film ini menjadi semacam reboot sekaligus lanjutan dari kisah sebelumnya yang dirilis pada tahun 2008.
Kali ini, cerita berfokus pada Drupadi (Adzana Ashel) yang berusaha mencari ibunya, Sita (Artika Sari Devi), yang menghilang secara misterius di Gunung Sarangan saat Drupadi masih kecil. Seiring bertambahnya usia, rasa kehilangan tersebut membuat hubungan Drupadi dengan ayahnya, Tito (Donny Alamsyah), menjadi dingin dan penuh jarak.
Di ulang tahunnya yang ke-17, Drupadi nekat melakukan perjalanan ke Gunung Sarangan bersama sahabat-sahabatnya dan keluarga dekat untuk menemukan jawaban dari misteri yang selama ini menghantuinya.
Sinopsis Singkat
Tujuh tahun lalu, di ulang tahun ke-10 Drupadi, ibunya, Sita, hilang saat pendakian ke Gunung Sarangan. Sejak saat itu, Tito, sang ayah, berubah dingin dan keras, membuat Drupadi semakin terpuruk. Dukungan dari pacarnya, Raka (Razan Zu), sahabat-sahabatnya Maya (Dinda Mahira), Ucok (Fatih Unru), Jamal (Fadi Alaydrus), dan Nurul (Alika Jantinia), serta sahabat orang tuanya Bagus (Yama Carlos), Oji (Alex Abbad), dan pamannya Gancar (Tesadesrada Ryza), ternyata tidak cukup menghapus luka batinnya.
Pada usia 17 tahun, Drupadi memutuskan untuk menapaki jalur berbahaya menuju Gunung Sarangan demi menemukan sang ibu—meski harus berhadapan dengan kekuatan gaib yang menjaga rahasia kelam gunung tersebut.
Kekuatan Film
-
Latar Alam yang Memikat
Sinematografi Pencarian Terakhir memanfaatkan lanskap Gunung Sarangan dengan baik. Keindahan alam berpadu dengan atmosfer misteri, menghadirkan kontras yang menegangkan. -
Drama Keluarga yang Emosional
Meski banyak penonton menilai sisi horornya kurang maksimal, drama antara Drupadi, Tito, dan sosok ibunya cukup memberi kedalaman emosional. Tema kehilangan, trauma, dan pencarian identitas terasa relevan. -
Ansambel Pemain
Kehadiran aktor berpengalaman seperti Donny Alamsyah dan Artika Sari Devi, ditambah wajah muda Adzana Ashel, memberi kekuatan pada film ini.
Kelemahan Film
-
Editing dan Ritme Cerita
Banyak penonton mengeluhkan editing yang terburu-buru. Transisi antar adegan terasa meloncat-loncat, membuat alur cerita kehilangan fokus. -
Jump Scare Klise
Alih-alih menciptakan horor yang atmosferik, film ini terlalu bergantung pada jumpscare dengan efek suara keras yang mudah ditebak. -
Karakterisasi yang Lemah
Beberapa karakter sahabat Drupadi terasa tempelan tanpa pengembangan mendalam, sehingga kehadiran mereka tidak menambah bobot cerita.
Perbandingan dengan Film Sebelumnya
Banyak yang menyebut Pencarian Terakhir (2025) sebagai upaya mengulang formula dari Petaka Gunung Gede atau film horor pendakian sebelumnya. Sayangnya, alih-alih menghadirkan pengalaman yang lebih mencekam, film ini justru terasa kurang fokus dan terburu-buru.
Jika dibandingkan dengan versi tahun 2008, film terbaru ini memang menambahkan unsur gaib lebih eksplisit. Namun, sebagian penonton justru merasa cerita kehilangan kesan misterius yang seharusnya menjadi daya tarik utama.
Prediksi Ketersediaan Streaming
Saat artikel ini ditulis, Pencarian Terakhir (2025) belum tersedia di layanan streaming resmi. Namun, melihat pola distribusi film Starvision sebelumnya, besar kemungkinan film ini akan segera hadir di platform populer Indonesia seperti:
-
Netflix Indonesia
-
Amazon Prime Video
-
Disney+ Hotstar
-
Catchplay+
-
Vidio
Untuk memantau ketersediaannya, pembaca bisa langsung mengunjungi tautan berikut: Lihat ketersediaan streaming Pencarian Terakhir di JustWatch
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Pencarian Terakhir (2025) adalah film horor petualangan yang mencoba menghadirkan kombinasi antara drama keluarga, misteri pendakian, dan elemen gaib. Namun, eksekusi teknis, editing, dan horor yang repetitif membuat film ini terasa kurang menggigit.
Meski begitu, film ini tetap layak ditonton bagi penikmat drama emosional yang ingin menyaksikan dinamika antara ayah, anak, dan misteri kehilangan.
Apakah kamu sudah menonton Pencarian Terakhir (2025)? Bagaimana pendapatmu tentang perpaduan horor dan drama dalam film ini? Tulis pengalamanmu di kolom komentar, dan jangan lupa pantau ketersediaan streamingnya melalui JustWatch Indonesia